Ikuti Blog ini

Kisah Isa & Al Quran Menjadi Jambatan Abdulhadi Menuju Islam

Abdulhadi, 23 tahun, dibesarkan dalam ajaran Katholik. Orangtuanya berdarah Poland, negara di mana, menurut penuturannya, Katholik adalah agama utama dan ajarannya menjadi praktik hidup keseharian warganya.

"Saya diajari berdoa sejak kecil dan dibaptis dalam gereja," tuturnya. "Saat itu sangat menyenangkan," aku Abdulhadi.

Namun ketika masuk usia remaja, ia merasa agama tak ada lagi berarti. "Kosong, saya juga meragukan semua eksistensi," ungkap Abdulhadi.

Ia gelisah. Banyak pertanyaan muncul di benaknya, seperti dari mana ia berasal dan mengapa ia hidup. "Tapi saya tidak menemukan jawaban." ujarnya.

Saat pencarian itu ia mengaku mengalami keadaan sulit yang ia analogikan sebagai tamparan keras. "Tiga hingga empat kali saya ditampar dan itu sangat menyakitkan," tuturnya tanpa mahu menceritakan detail kisah sulitnya.

Saat kian gelisah ia bertemu seorang teman. Temannya beragama Islam. "Ia tak mengatakan apa-apa pada saya, hanya mengajak saya untuk menjauhi keburukan," ungkapnya.

Ajakan itu ia pandang masuk akal. Saat mulai hidup teratur ia kembali tenang, ketika itu pulalah Abdulhadi mengingat Tuhan lagi.

Selama ini ia selalu menyimpan sebuah injil di rak buku. Mengetahui itu teman Muslimnya tadi berkata, "Kalau kamu punya injil seharusnya kamu punya Al Qur'an pula."

Terganggu dengan ucapan itu Abdulhadi pun terdorong untuk mempelajari injil yang ia miliki. "Terus terang saya berkata pada diri sendiri bahwa kalau saya harusnya menyelidiki dan mempelajari agama saya dulu pertama kali," ungkapnya.

Ketika ia selesai membaca injil ia pun mulai membandingkan kitab tersebut dengan Al Qur'an. Dalam proses itu ia menemukan Jesus sebagai jembatan, kerana ternyata Jesus pun disebut dalam kitab suci Agama Islam itu, sebagai Isa.

"Itulah yang mendorong saya untuk tahu lebih lanjut," ujarnya. Abdulhadi pun mulai membaca setiap kalimat dalam Al Qur'an.

Saat membaca ia merasa hairan sekaligus takjub. "Buku ini luar biasa saya sungguh tidak menemukan keraguan terhadap satu pun kalimat di dalamnya," ujarnya.

"Ketika kita membaca buku lain, filsafat, saya masih menemukan ada sesuatu yang meragukan, tapi tidak di Al Qur'an" kata Abdulhadi. "Ini sungguh kitab kebenaran."

Saat timbul pemikiran itu ia pun membisikkan harapan ke dalam benaknya ingin menjadi seorang Muslim. "Benar-benar karena membaca Al Qur'an tak ada penyebab utama lain, namun keinginan hati saya begitu kuat untuk memeluk Islam."

Abdulhadi memeluk Islam pada 2005 lalu. Ia mengaku telah menjalani Ramadhannya yang ke-7.

"Saya kira setiap orang harus mempelajari benar-benar agama yang mereka anut," ujarnya. Ucapan Abdulhadi mengacu pada teman-teman Muslim lain yang ia jumpai banyak pula yang tak melaksankan ajaran dan beribadah sesuai perintah agama.

"Ini mengingatkan saya ketika remaja dulu. Sebagai pemeluk Katholik saya pun tak jarang beribadah." ujarnya.

Abdulhadi memandang setiap orang pada intinya memiliki kecenderunga jiwa yang sama, baik ia menganut Hindu, Budha atau agama Nasrani. "Mereka pasti memiliki pertanyaan mendasar, mengapa kita diciptakan di muka bumi," kata Abdulhadi.

"Resepinya sederhana saja, carilah dan mulailah dari keyakinan yang kita peluk. Pada akhirnya perilaku kita pun akan berubah,' ujarnya.

Ia juga menekankan bagi mereka yang mencuba mencari jawaban dalam hidup agar tidak menutup diri dari mempelajari keyakinan lain.

"Seperti yang telah saya lakukan. Siapa yang mencari pasti akan menemukan jawabannya. Nanti kita akan dituntun untuk menemukan bahwa Islam adalah agama yang mampu menjawab semua pertanyaan." ujarnya penuh keyakinan.

Pemilihan 'Penasihat Agama MB' Jadi Calon, Satu Strategi Silap Yang Bakal Memerangkap Sokongan Rakyat Terhadap BN Di DUN Kerdau Sebenarnya !

Penyokong UMNO BN nampak begitu seronok dengan pemilihan Penasihat Agama Kepada Menteri Besar Pahang, Syed Ibrahim Syed Ahmad menjadi calon BN dalam Pilihan Raya Kecil DUN Kerdau pada 6 Mac ini. Kononnya pemilihan tersebut amat bertepatan sekali untuk membuktikan UMNO pun tidak ketandusan pemimpin agama yang berkaliber untuk menjadi wakil rakyat mereka. Malah mereka berbangga kerana Syed Ibrahim katanya seroang tokoh agama yang cukup disegani dan sering menyampaikan ceramah agam serta tazkirah di beberapa buah masjid sekitar DUN Kerdau sebelum ini.

Beliau juga dikatakan sering muncul dalam rancangan-rancangan agama di RTM Pahang sebelum ini. Malah, kata mereka calon tersebut adalah lulusan Al-Azhar Mesir yang sudah pasti mempunyai pengetahuan agama Islam yang cukup tinggi. Soalnya, pernahkah mereka siasat apakah yang dibuat oleh beliau ketika "gagal menamatkan pengajian" dan berhijrah ke Hadramaut, Yaman suatu ketika dulu. Sedangkan, kawasan itu cukup dikenali sebagai pusat tarbiyah "puak-puak pularisme Islam" di bumi Arab.

Maka, apakah yang dilakukan oleh Syed Ibrahim di sana agaknya?. Apakah beliau belajar agama, atau mempelajari sesuatu ilmu yang bakal merosakkan agama. Ini kerana, jika dilihat kepada perwatakan dan pengetahuan agama yang dimilikinya masakan Syed Ibrahim boleh terjerumus ke dalam parti UMNO yang ternyata berfahaman nasionalisme dan sekular itu?. Inilah yang perlu dikaji dan difikirkan oleh rakyat terutamanya para pengundi Islam di kawasan DUN Kerdau sebenarnya.

Nasihat MB Dulu Jangan Tunjukkan Isyarat Lucah

Sebenarnya, rakyat Pahang terutamanya umat Islam tidak faham apakah tugas beliau sebagai Penasihat Agama MB Pahang itu agaknya. Ini kerana beliau jelas gagal menasihatkan MB Pahang untuk membuat pengasingan wang halal haram Kerajaan Negeri Pahang menurut lunas-lunas agama Islam itu sendiri. Wang hasil judi bercampur aduk dan digunakan secara berleluasa oleh kerajaan negeri Pahang. Malah. wang itu juga digunakan untuk membayar sebahagian gaji kakitangan kerajaan negeri itu sendiri.

Biar pun perkara ini pernah didedahkan berkali-kali oleh pemimpin pembangkang, namun ia dipandang acuh tak acuh oleh puak-puak mereka. Malah, sebagai penasihat agama MB Pahang, Syed Ibrahim juga gagal menasihat MB atau Kerajaan Negeri Pahang untuk membayar hutangnya kepada Syarikat Pembalakan Seruan Gemilang Makmur (SGM).

Biar pun sudah diputuskan oleh Mahkamah Persekutuan, namun ia tetap dipermainkan oleh MB Pahang dan disaksikan dengan gelak ketawa oleh Syed Ibrahim. Sepatutnya beliau nasihatkan MB agar membayar hutang tersebut. Malah, Syed Ibrahim juga gagal menasihatkan MB Pahang agar menghalang aktiviti hiburan dan maksiat berleluasa di negeri Pahang ini, hinggakan Kuantan pernah digelar "Hatyai Pantai Timur" satu ketika dulu.

Apa kerja Syed Ibrahim?. Justeru itu sebagai Penasihat Agama MB, maka beliau perlu menasihatkan Adnan Yaakob agar tidak berkelakukan "lucah" di PRK DUN Kerdau ini nanti, seperti yang dilakukan olehnya ketika Pilihan Raya Kecil DUN Sanggang dulu.

[Syed Ibrahim bukanlah ulamak Islam sebenarnya, tetapi lebih kepada ulamak UMNO yang kerjanya mengampu dan menjaga kepentingan periuk nasi mereka. Inilah ulamak akhir zaman yang akan dimurka oleh Allah SWT dan wajarlah rakyat terutamanya pengundi Islam di Kerdau menolak ulamak seperti ini. Jika benar dia berpendidikan agama maka seharusnya dia tidak berada dalam parti sekular seperti UMNO.

Tapi, beliau merelakan dan sanggup bersekongkol pula dengan parti itu. Mahu menasihatkan MB Pahang hal ehwal agama pun gagal, bagaimana harus di mentarbiyah rakyat dan umat Islam di DUN Kerdau nanti. Banyak lagi pendedahan eksklusif akan kami dedahkan selepas ini. Buatlah pilihan yang tepat sekarang, jangan terpengaruh dengan imej agama golongan sekular seperti calon BN ini.

Agama diperdagangkan untuk kepentingan politik semata-mata. Bercakap hanya menggunakan akal fikiran dan tidak berlandaskan tuntutan Al-Quran dan Hadis, maka apakah wajar dia dipilih sebagai wakil rakyat atas gaya dan imejnya yang kononnya tokoh agama itu?] -PahangDaily

Gadaffi semakin kejam di Libya

Sukarnya pemimpin diktator mahu hilang kuasa. Sanggup bunuh rakyat sendiri demi kuasa. Tembak dan bom, peduli apa..janji negara yang aku perintah, hak aku sampai bila-bila. Pagi ini aku meludah pemimpin islam Libya ini dengan kata-kata, " mampus lu lagi baik..hidup pun tak beri manfaat untuk manusia..ayuh hantar saja jasadnya terus ke neraka..! "




Pemimpin Libya Muammar Khadafi memerintahkan pasukannya untuk menghancurkan setiap pemberontak yang mencoba menggoyang pemerintahannya selama 41 tahun. Dia juga memperingatkan kepada para demonstran bersenjata bahwa mereka akan dieksekusi dan berjanji memeranginya sampai akhir.

Dalam pidato yang tidak beraturan di televisi, seperti dikutip AFP Selasa (22/1/2011), Khadafi bersumpah untuk tetap berada di Libya sebagai pemimpin revolusi. Dia mengatakan akan mati sebagai martir di tanah nenek moyangnya dan berjuang sampai tetes darah penghabisan.

Dengan memproklamirkan dukungan rakyat, Kadhafi memerintahkan tentara dan polisi untuk menghancurkan segala pemberontakan yang melawan pemerintahan tangan besinya selama empat dekade. Tercatat ratusan orang tewas dalam pemberontakan selama delapan hari terakhir.

Khadafi juga mengancam untuk membersihkan Libya "rumah demi rumah" dan "inci demi inci".

Dalam siarang langsung, mantan kolonel angkatan darat yang kini berusia 68 tahun itu mengatakan, "Moamar Khadafi adalah pemimpin revolusi; Moamer Kadhafi tidak memiliki posisi resmi untuk mundur. Dia adalah pemimpin revolusi selamanya."

"Ini negara saya, negara saya," teriaknya dalam pidato sekitar 75 menit yang berisi kata-kata pendek, semburan kata-kata kemarahan, yang diselingi dengan gemetar tinjunya atau menunjuk jarinya.

Meski laporan tetang tentara, polisi dan milisi yang telah membunuh demonstran tak bersenjata tanpa pandang bulu telah menyebar dalam sepekan terakhir, Khadafi mengatakan, "Kami belum menggunakan kekuatan".

Akan tetapi, dia mengatakan, "Jika situasi memburuk, kami akan menggunakannya sejalan dengan hukum internasional dan konstitusi Libya."

"Rakyat Libya bersama saya," katanya sambil menyerukan mereka muncul pada Rabu. "Tangkap tikus-tikus itu," katanya terhadap demonstran antipemerintah. "Pergilah dari rumahmu dan serang mereka di manapun mereka berada."

"Setiap rakyat Libya yang membawa senjata melawan rakyat Libya akan dihukum mati," gemuruhnya.

Pemilihan Kampus: Pro-M Sudah Kuasai 8 IPTA

Pemilihan kampus: Pro Mahasiswa kuasai lapan IPTA, luaskan pengaruh

Calon-calon barisan Pro Mahasiswa mencatatkan prestasi lebih baik dengan menguasai lapan daripada 13 universiti yang mengadakan pilihan raya Majlis Perwakilan Pelajar (MPP) semalam.

Berbanding sesi lalu, pilihan raya kali ini menyaksikan Pro Mahasiswa mencatatkan sejarah dengan menawan kepimpinan MPP di beberapa universiti selepas tempoh yang lama dikuasai Pro Aspirasi.

Ini termasuklah MPP Universiti Malaya, Universiti Kebangsaan Malaysia, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Universiti Sains Islam Malaysia, Universiti Malaysia Sabah, Universiti Sains Malaysia kampus Kubang Kerian, Universiti Malaysia Sabah kampus Labuan dan Universiti Malaysia Kelantan.

Meskipun kedua-dua kumpulan itu bukan badan formal di pusat pengajian tinggi awam tetapi lazimnya mereka sinonim dengan arah aliran sokongan dan landskap politik di luar kampus.

Pro Mahasiswa dikaitkan dengan sokongan kepada pembangkang manakala Pro Aspiras lebih cenderung kepada parti pemerintah kerajaan pusat.

“Prestasi kali ini jauh lebih baik berbanding sesi pengajian lalu... bukan baik tetapi jauh lebih baik, khususnya di universiti-universiti awam yang berada di Lembah Klang,” kata anggota Majlis Tertinggi Solidariti Mahasiswa Malaysia, Hilman Idham kepada The Malaysian Insider hari ini.

“Pada sesi lalu kami kalah di Universiti Malaya dan Universiti Kebangsaan Malaysia, malah kalah teruk di Universiti Putra Malaysia dengan tujuh calon Pro Mahasiswa telah dibatalkan kelayakan... tetapi keputusan kali adalah sebaliknya,” kata beliau lagi.

Kali ini kata beliau, walaupun kalah di Universiti Putra Malaysia tetapi jumlah calon Pro Mahasiswa yang menang adalah seramai 11 orang.

Di universiti itu, calon Pro Aspirasi menang dengan majoriti besar apabila menguasai 32 kerusi termasuk lima kerusi umum.

Hilman yang juga pelajar Universiti Kebangsaan Malaysia berkata, keputusan ini menunjukkan bahawa mahasiswa mahukan perubahan dalam banyak aspek membabitkan universiti-universiti awam termasuk berhubung cara pilihan raya kampus dikendalikan.

“Selain itu mereka sebagai pelajar universiti menyampaikan mesej yang jelas ekoran penindasan yang dilalui ketika pilihan raya kampus sesi lalu,” katanya yang turut menambah, kejayaan ini akan digunakan untuk meningkatkan kualiti perjuangan kepada komuniti pelajar negara ini.

Selain MPP Universiti Putra Malaysia, kumpulan Pro Aspirasi juga menguasai kepimpinan pelajar Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Sains Malaysia dan Universiti Teknologi Malaysia kampus Kuala Lumpur.

Calon-calon Pro Mahasiswa tidak bertanding di Universiti Teknikal Malaysia Melaka.

Hari ini pilihan raya kampus diadakan di Universiti Islam Antarabangsa dan Universiti Teknologi Mara.

“Kami yakin Pro Mahasiswa akan menang di UIA memandangkan setakat ini sudah pun memperoleh 14 kerusi tanpa bertanding,” kata Hilman.

Dalam pada itu, Bernama melaporkan, seramai 6,686 graduan Universiti Malaysia Terengganu (UMT) hari ini mengundi bagi memilih seramai 15 anggota MPP universiti itu tahun ini.

Timbalan Naib Canselor (Hal Ehwal Pelajar dan Alumni) UMT Prof Dr Yahaya Ibrahim berkata pemilihan yang diadakan setiap tahun itu menggunakan system e-Undi melalui komputer, berbeza dengan universiti-universiti di Pantai Barat yang masih menggunakan kertas undi.

“Saya dapati pemilihan hari ini berjalan lancar dan tidak ada sebarang gangguan berlaku. Cuma kalau universiti besar itu, hangat sedikit kerana banyak kelompok serta pengaruh dari luar. Pemilihan MPP UMT tidak dimasuki unsur luar atau pengaruh politik dari luar . . .,” katanya ketika ditemui di sini.

Dr Yahaya berkata pemenang MPP akan bertanggungjawab merancang dan melaksanakan program-program sebagaimana yang dirancang dan membawa usul kepada pengurusan universiti untuk meperbaiki kemudahan dan kebajikan penuntut.

“Mereka akan mewakili universiti ke peringkat nasional bersama dengan MPP universiti-universiti lain dan banyak program-program yang dianjurkan oleh Kementerian Pengajian Tinggi, mereka akan mengikutinya,” katanya.


P'raya kampus: Kubu Aspirasi mula bocor



Prestasi kumpulan pro-Mahasiswa disifatkan jauh lebih baik tahun ini dengan kejayaan merampas dua daripada lima universiti awam utama pada pilihan raya kampus yang diadakan semalam.

Paling signifikan, kejayaan mereka di Universiti Malaya (UM), - universiti pertama negara ini di mana calon-calon pro-M memenangi 23 daripada 41 kerusi yang dipertandingkan.

Mereka juga berjaya menyapu bersih semua sembilan kerusi kampus yang dipertandingkan dan 14 daripada 32 kerusi fakulti.

Ini adalah kejayaan besar bagi kumpulan itu sejak kumpulan Aspirasi menang pada pilihan raya kampus tahun lalu.

Ketika itu, mereka cuma mampu meraih 17 kerusi.

Kumpulan pro-M adalah pergerakan mahasiswa yang sering kali dikaitkan dengan mereka yang agak kritikal terhadap kerajaan dan menuntut mahukan pembabitan yang lebih menyeluruh di kalangan pelajar dalam pentadbiran kampus.

Seteru mereka melabelkan diri mereka sebagai pro-Aspirasi (pro-A) kerana dikatakan cuba mempertahankan "aspirasi kerajaan", dan secara tradisionalnya adalah penyokong pihak berkuasa.

UM secara tradisional adalah kubu bagi aktiviti perjuangan pelajar tetapi kumpulan pro-A sejak kebelakangan khususnya sedekad lalu dikatakan berjaya mendapat pengaruh.

Di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), kumpulan pro-Mahasiswa juga berjaya mengakhiri kemarau tujuh tahun bagi menguasai universiti kebangsaan itu.

Mereka menang 22 kerusi manakala kem Aspirasi mendapat 15. Antara lain, kumpulan pro-Mahasiswa mendakwa pelajar mengundi mereka kerana tidak berpuas hati dengan bekalan air yang tidak menentu di asrama serta perkhidmatan Internet yang tidak stabil.

Di Universiti Sains Malaysia (USM), kumpulan pro-Mahasiswa tidak memenangi kebanyakan kerusi tetapi berjaya memperbaiki kedudukan dengan merampas 14 kerusi, meningkat daripada 7 yang dimenangi tahun lalu. Kem pro-A masih selesa dengan 24 kerusi manakala seorang calon bebas menang satu lagi.

Di Universiti Putra Malaysia (UPM), kem pro-Mahasiswa mengekalkan kedudukan mereka dengaan 11 kerusi, seperti pada tahun sebelumnya.

Mereka dibelasah teruk oleh kumpulan pro-A yang memenangi 31 kerusi.

Sebuah lagi kerusi dimenangi calon bebas.

Sementara itu, di Universiti Teknologi Malaysia (UTM), prestasi pro-Mahasiswa bertambah buruk berbanding tahun sebelumnya, mereka hanya mendapat 12 kerusi berbanding 18 sebelumnya.

Kumpulan Aspirasi menang 38 kerusi manakala lima lagi diboloti calon bebas.

Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIA) akan mengadakan pemilihan wakil pelajarnya hari ini. Namun kumpulan pro-Mahasiswa dijangka tidak akan menghadapi sebarang masalah untuk menguasai universiti berkenaan. -mk

Sultan Sulu keluar Umno ?


KOTA KINABALU, 22 Feb — Datu Mohd Akjan Datu Ali Muhammad, yang menjadi tumpuan kontroversi selepas dinamakan sebagai ‘Sultan Sulu’ baru-baru ini, hari ini mengumumkan keluar dari Umno dengan serta-merta.

Katanya, surat peletakan jawatan sudah dimaklumkan kepada ibu pejabat Umno dengan satu salinan dihantar ke pejabat parti peringkat Sabah.

Mohd Akjan berkata, keputusan itu akan menyelamatkan parti itu daripada bersusah payah membincangkan tentang keanggotaannya dalam Umno sejak lebih dua dekad lepas.

Dalam satu kenyataan, Mohd Akjan berkata laporan polis dan serangan dalam media susulan berita beliau dilantik menjadi Sultan Sulu ke-33 bermotifkan politik dan bertujuan memusnahkan nama baik beliau.

“Saya mempunyai hak untuk mengambil tindakan undang-undang terhadap kumpulan individu dan organisasi ini,” katanya.

Mohd Akjan berkata apa yang telah dirujuk sebagai pertabalan sebenarnya merupakan majlis kesyukuran yang diadakan selepas beliau menerima jawatan itu yang ditawarkan kepadanya oleh kerajaan sementara Sulu yang mendapati beliau adalah keturunan langsung Sultan Sulu yang terakhir, Paduka Mahasari Maulana Al-Marhum Shariful Hashim 1.

Beliau berkata setelah tiga kali menolak untuk menjadi Sultan Sulu, beliau akhirnya bersetuju selepas mereka menerima beberapa syarat — satu daripadanya ialah mereka menggugurkan tuntutan terhadap Sabah.

Mohd Akjan berkata penerimaan itu dibuat secara bertulis dan ditandatangani pada majlis kesyukuran itu.

Mohd Akjan berkata beliau seorang warga Malaysia yang dilahirkan di Kudat dan sangat sayangkan negaranya.

Beliau, bagaimanapun, menegaskan bahawa beliau terpaksa melepaskan taraf sebagai warganegara Malaysia sebelum majlis ‘pertabalan sebenar’ diadakan. — Bernama

Lelaki Ditahan Cuba Seludup Masuk Lima Ekor Cicak Gecko

Johor Baharu -- Perkhidmatan Kuarantin dan Pemeriksaan Malaysia (MAQIS) Kementerian Pertanian dan Industri Asas Tani Johor berjaya menggagalkan cubaan menyeludup masuk lima ekor cicak Gecko selepas menahan seorang lelaki rakyat Indonesia di Jeti Stulang Laut, di sini, Ahad.

Gambar: Kakitangan Perkhidmatan Kuarantin dan Pemeriksaan Malaysia menunjukan seekor cicak Gecko atau Tokek yang diletakkan dalam botol mineral sebelum diseludup oleh seorang rakyat Indonesia.

Penolong Pengarahnya Siti Nur Ahmad berkata lelaki berusia 40 tahun yang tiba dengan feri dari Batam, Indonesia, itu ditahan kira-kira pukul 6.30 petang oleh pegawai MAQIS bersama anggota Kastam Diraja Malaysia yang menjalankan pemeriksaan di jeti berkenaan.

"Pemeriksaan mendapati setiap Gecko yang masih hidup itu diletakkan di dalam botol plastik dan dimasukkan ke dalam sebuah kotak. Gecko itu disedari dibawa masuk ketika diperiksa di mesin pengimbas," katanya kepada pemberita, di sini Isnin.

Siti Nur berkata siasatan mendapati lelaki itu masuk secara sah ke negara ini dan dia dilepaskan selepas direkodkan keterangan.

Beliau berkata Gecko itu dianggarkan seberat 300 gram setiap seekor dan dipercayai mampu mencecah harga RM35,000 seekor di pasaran tempatan.

"Gecko atau dikenali sebagai Tokek oleh masyarakat tempatan dipercayai diseludup masuk ke negara ini selepas mendapat permintaan tinggi bagi tujuan perubatan," katanya.

Kes itu, katanya disiasat mengikut Akta Pemuliharaan Hidupan Liar 2010. -- BERNAMA

MASTURA DAN GILANYA PENGUASA DI KAMPUS

Cabaran kepada semangat demokrasi
Insiden mengejutkan kehilangan calon Pro Mahasiswa UM; Masturah Abu Bakar merupakan satu lagi titik hitam dalam sejarah pilihanraya kampus. Kehilangan Masturah dilihat sebagai "konspirasi terancang" pihak-pihak tertentu dalam menakutkan gerakan Pro Mahasiswa seterusnya menggagalkan kemenangan mereka di universiti-universiti. Apa yang akan berlaku sekiranya gerakan Pro Mahasiswa tewas? Ya. Pentadbiran universiti akan lebih mudah untuk menjalankan dasar-dasar yang menekan mahasiswa dari beraktivisme.

Berbalik kepada insiden kehilangan Masturah (gambar kiri); sebuah laporan polis telah pun dibuat oleh temannya. Nurhanis Wahidah diikuti dengan sebuah perhimpunan di Dewan Tunku Canselor yang melibatkan sekurang-kurangnya 200 mahasiswa untuk menyerahkan memorandum yang menuntut pihak universiti agar bertanggungjawab atas kehilangat tersebut.

Mengulas insiden kehilangan Masturah, pihak pentadbiran universiti menekankan bahawa mahasiswa dilarang berkempen di luar kampus. Sekiranya berbuat demikian, mereka harus bertanggungjawab di atas tindakan yang mereka lakukan. Ini merupakan sebuah kenyataan yang sangat memalukan.

Logiknya seseorang individu itu memang bertanggungjawab atas apa yang dilakukan-tidak perlu peraturan bertulis pun kita sudah mengetahuinya. Isunya ialah - Masturah adalah seorang pelajar UM sendiri dan merupakan Calon Pro Mahasiswa yang bakal bertanding. Pihak universiti harus lebih prihatin dengan insiden yang menimpa Masturah dan bukan mengambil sikap eskapis. Ini sangat tidak profesional. Sikap acuh tidak acuh pentadbiran UM ke atas insiden yang menimpa Masturah cuma akan menjejaskan ketelusan dan kepercayaan pelajar dan masyarakat kepada institusi ulung tersebut.

Kebebasan beraktivisme mahasiswa cuba dikekang sebaik mungkin. Seorang demi seorang aktivis Pro Mahasiswa bakal dikenakan tindakan akibat program "ziarah mesra" bagi mendekati masyarakat kampus. Soalan saya, apakah impak negatif dari ziarah mesra tersebut? Apakah ini sebuah pencabulan terhadap demokrasi? Malah program ziarah ini akan merapatkan lagi hubungan sesama pelajar. Satu lagi isu yang harus diketengahkan sebagai isu yang dilihat cuma mengongkong kebebasan beraktivisme dan kebebasan berkreativiti mahasiswa adalah isu dari pentadbiran UM yang mewajibkan calon pilihan raya kampus menghadiri bengkel calon. Isu ini telahpun dijawab dan disokong oleh Front mahasiswa.

Tempoh berkempen bagi pilihanraya kampus seluruh negara diperlihatkan dengan insiden-insiden buruk yang menjejaskan sistem demokrasi pilihanraya kampus. Antara lain adalah insiden mengoyak poster calon Pro Mahasiswa, membaling cat kepada kenderaan, membakar sepanduk dan sebagainya.

Apakah yang boleh diertikan dengan semua insiden ini? Ya. Mahasiswa kita cuba diterapkan dengan budaya "kebudak-budakan" dan tidak matang. Pihak lawan cuba melakukan provokasi, menakut-nakutkan calon Pro Mahasiswa; tujuan akhirnya agar calon Pro Aspirasi menang. Maka; mahasiswa sebolehnya akan dikawal dengan ketat.

Sehingga saat artikel ini ditulis, pilihanraya kampus telahpun berlangsung. Ia menyaksikan kemenangan calon-calon Pro Mahasiswa di UM, UKM, UIA dan pengaruh Pro Mahasisa mula bertapak universiti lain.

Nampaknya, gerakan mahasiswa mula mendapat momentum. Idealisme perjuangan mahasiswa harus dilaungkan. Perjuangan untuk menggangkat martabat mahasiswa perlu diperluaskan. Dan untuk hari-hari seterusnya, gerakan Pro Mahasiswa bakal menghadapi rintangan demi rintangan. Teruskan perjuangan! Ayuh ciptakan sejarah! Mantapkan agenda perubahan!
*Hafiz Zainuddin ialah penulis bebas.

Liwat II: Adakah Saiful homoseksual pasif?


Peguam veteran Karpal Singh hari ini sekali lagi mencuri tumpuan pada perbicaraan kes liwat membabitkan Datuk Seri Anwar Ibrahim dengan menyoal ahli kimia sama ada Mohd Saiful Bukhari Azlan adalah homoseksual pasif.

NONEFokus perbicaraan pagi ini adalah sama ada Jabatan Kimia mematuhi piawaian antarabangsa dalam amalannya mengendalikan sampel atau bahan bukti yang diberikan oleh polis.

Namun, Karpal yang berusia 71 tahun yang tiba kemudian untuk menyoal balas pakar DNA Dr Seah Lay Hong sekali lagi merobekkan kes pendakwaan.

Beliau menyoal beberapa profail DNA yang ditemui pada dubur Saiful dan bertanya sama ada wajar untuk membuat kesimpulan bahawa mangsa adalah homoseksual pasif.

Dr Seah berkata beliau tidak boleh menjawap soalan itu dan hakim Mahkamah Tinggi, Kuala Lumpur, Datuk Mohamad Zabidin Mohd Diah tidak membenarkan soalan tersebut.

Namun, apabila Karpal membuktikan relevan soalan berkenaan, hakim Zabidin berlembut.

NONEMenurut Karpal, profail DNA berdasarkan lebih satu penyumbang di dubur Saiful, adalah logik bagi membuat kesimpulan bahawa pengadu adalah homoseksual pasif.

Seah berkata beliau tidak akan mengatakan sama ada bersetuju ataupun membantah cadangan Karpal itu.

Karpal juga bertanya kepada ahli kimia tersebut bagaimana DNA seseorang boleh ditemui pada dubur Saiful jika dinyatakan pada borang pro-forma ia adalah cubaan meliwat.

Karpal: Jika ini cubaan meliwat, awak tidak akan jumpa DNA orang lain di duburnya?

Seah: Tidak mustahil.

Muallaf Wanita Terpaksa Solat Secara Sorok-sorok

Kuala Lumpur: Seorang wanita mualaf mendakwa bekas suami tidak membimbingnya menjadi Muslim yang baik sepanjang lima tahun perkahwinan di Mahkamah Tinggi Syariah di sini, semalam.

Gambar fail: Audrey Amira keluar dari mahkamah mendukung anaknya Alya Natasha

Menurut Audrey Amira Goon Abdullah, 34, bekas suaminya, Ablen Rosmon Gamid, 35, dan ahli keluarganya juga tidak mengamalkan ajaran Islam dengan baik.

Katanya, sepanjang tinggal dengan mentua, tidak pernah lihat mereka menunaikan solat dan solat Jumaat selain turut percaya perkara syirik.

Bekas suaminya juga pernah menceritakan pernah minum arak dan ke kelab malam ketika ke luar negara.

“Saya terpaksa solat secara sorok-sorok kerana tidak mahu diketahui ahli keluarga mentua sebab takut dikatakan berlagak.

“Sekali-sekala adik bekas suaminya juga membawa pulang kawan perempuannya dan tidur bersama satu bilik dalam pengetahuan ibu bapa mentua,” jelasnya yang turut mengakui pernah tidur bersama bekas suaminya di rumah sama sebelum berkahwin.

Pengurus Kanan Korporat Kewangan itu berkata demikian ketika memberi keterangan berhubung tuntutan hak penjagaan anak Alya Natasha, 5, daripada bekas suaminya. -hm

PAS mahu pengarah Politeknik Merlimau disiasat

NONEPAS Jasin membuat laporan polis berhubung tindakan BN dan Umno yang didakwa menjadikan Politeknik Merlimau sebagai bilik gerakannya dengan menjalankan program untuk kempen pilihan raya kecil di DUN Merlimau.

Laporan dibuat kira-kira jam 10.30 pagi tadi oleh Yang Dipertua PAS Jasin, Mejar (B) Jasme Tompang di Balai Polis Merlimau.

Menurut Jasme, PAS membantah sekeras-kerasnya tindakan yang dianggap tidak bertamadun oleh Umno dan BN, sekali gus mahu parti itu menghentikan segera semua program yang berjalan atau akan dijalankan di situ.

Dakwanya, tindakan itu tidak adil kepada PAS dan Pakatan Rakyat yang tidak dibenarkan menggunakannya.

"Kami mahu pihak berkuasa menyiasat sekiranya wujud penyelewengan dan penyalahgunaan kuasa ke atas Pengarah Politeknik Merlimau, Dr Arshad Kassim yang membenarkan program Umno dan BN diadakan di situ.

"Para pelajar juga terganggu dari segi emosi, pembelajaran, keselamatan dan sebagainya disebabkan kehadiran ramai orang yang tidak dikenali bebas keluar masuk ke dalam kawasan politeknik itu," laporan polis itu dipetik.

Turut mengiringinya ADUN Banda Hilir, Khoo Poay Tiong, Ketua Dewan Pemuda PAS Jasin, Aminuddin Jalil, Ketua Dewan Muslimat PAS Jasin, Shapiah Ahmad dan beberapa ahli jawatankuasa (AJK) PAS Jasin.

Ketika ditemui di perkarangan Balai Polis Merlimau, Jasme berkata, antara program yang dijalankan Umno dan BN adalah pelancaran jentera pilihan raya BN (24 Januari) oleh Pengerusi BN Melaka, Datuk Seri Mohd Ali Rustam dan program suai-kenal bapa angkat dengan AJK peti undi BN Merlimau.

"Umno dan BN juga menyalahgunakan lokasi berkenaan berikutan mengadakan majlis jamuan dan Tahun Baru Cina bersama Presiden Umno, Datuk Seri Mohd Najib Tun Razak pada 19 Februari lalu.

"Jelas penyalahgunaan berlaku apabila mereka mengadakan kursus untuk memenangi DUN Merlimau kepada petugas Umno dan BN pada 20 Februari lalu dan terbaru, Naib Presiden Umno, Datuk Seri Mohd Shafie Afdal mengadakan pertemuan dengan Pengerusi dan Jawatankuasa Kemajuan dan Keselamatan Kampung (JKKK) negeri Melaka," katanya.

Katanya, memandangkan Politeknik itu digunakan sebagai pusat penamaan calon serta pusat penjumlahan undi pada dalam pilihan raya 6 Mac nanti, Jasme mendakwa ia memberikan kelebihan kepada BN untuk "memanipulasi serta peluang mensabotaj PAS". -M'kini

AKHBAR `BERLIDAH SYAITAN' PUTAR BELIT UCAPAN TG NIK AZIZ

DI DALAM merasmikan 'Konvensyen Nasional Pengupayaan Bangsa -Jaminan PAS' yang bertempat di Dewan Majlis Bandaraya Shah Alam kelmarin, Mursyidul Am PAS Tuan Guru Nik Aziz berkata di dalam ucapannya, " Bagi PAS, Melayu perlu diutamakan dalam agenda DAKWAH pada hari ini kerana mereka merupakan bangsa yang terdahulu menerima Islam di Tanah Melayu ini." (Teks ucapan sebenar).

Malangnya, akhbar bangsat yang semakin tidak laku di pasaran Mingguan Meloya atau Utusan Meloya keluaran Ahad baru ini melaporkan seperti berikut, "Bagi PAS, orang Melayu perlu diutamakan dalam PERJUANGAN kerana kerana ia adalah kaum terdahulu", katanya ketika berucap merasmikan Konvensyen Nasional Pengupayaan Bangsa - Jaminan PAS di Auditorium Majlis Bandaraya Shah Alam (MBSA) di sini hari ini (Mingguan Meloya).

pas convention shah alam 190211 nik abdul aziz nik mat at podium Sekali lagi akhbar bangsat ini memainkan peranan `lidah syaitan' untuk menukar fakta dan memutarbelitkan ucapan Tuan Guru Nik Aziz agar dilihat seolah-olah Mursyidul Am Pas itu sama seperti pemimpin Umno yang gila sangat kepada `Ketuanan Melayu' sehinggakan melupakan agenda perjuangan Islam yang menjadi dasar PAS.

Kesihan buat orang-orang Melayu di kampung-kampung, di hulu-hulu dan juga di rancangan Felda yang masih menjadikan akhbar bangsat ini sebagai `kitab khazah ilmu' harian mereka. Sebab itu, tidak pelik jika kita lihat Umno amat laku di kawasan seperti ini. Mereka amat gembira kerana akhbar bangsat ini ditatap setiap hari oleh orang-orang Melayu di kawasan seperti itu.

Di bandar dan di tempat yang maju, akhbar ini hanya layak dijadikan tisu di dalam tandas. Sebab itu lah di kawasan bandar orang-orang Melayu sedar dan kenal siapa Umno. Akhbar bangsat ini mencari keuntungan dengan cara memperbodohkan orang-orang Melayu.

Akhbar ini tidak akan bersetuju dengan cita-cita PAS untuk mendirikan sebuah negara Islam berpandukan Al-Quran dan Hadith. Mana mungkin akhbar yang mencari untung dengan paparan keputusan judi boleh menerima Islam memerintah. /wfauzdin.blogspot.com

Peragut Maut Tercampak Dan Tertonggeng Dalam Longkang

Ampang: Seorang peragut yang kelam-kabut melarikan diri sejurus meragut beg tangan seorang wanita, terbunuh manakala rakannya parah selepas motosikal dinaiki merempuh kereta mangsa yang ketika itu nekad mengejar penjenayah terbabit di Taman Mega Jaya, Bukit Teratai di sini, semalam.

Tindakan berani arkitek wanita berusia 28 tahun yang juga anak bekas pegawai polis itu membuatkan dua lelaki terbabit panik sehingga mereka masuk ke laluan jalan mati di taman berkenaan sebelum berpatah balik dan merempuh kereta mangsa yang mengejar mereka.

Akibatnya, kedua-dua lelaki terbabit terpelanting ke longkang menyebabkan seorang daripada mereka maut di tempat kejadian selepas kerandut zakarnya pecah, manakala rakannya dimasukkan ke Unit Rawatan Rapi (ICU) Hospital Ampang.

Kejadian berlaku kira-kira jam 9 pagi ketika mangsa sedang bersiap ke tempat kerja dan sejurus keluar dari kereta untuk menutup pintu pagar, dua lelaki terbabit meragut beg tangannya yang diletak di tempat duduk hadapan.

Mangsa cuba melawan, tetapi dia ditendang sehingga terjatuh.

Sebaik melihat mangsa terjatuh, kedua-dua lelaki terbabit melarikan diri, namun mangsa yang berang mengejar suspek.

Mangsa yang sudah biasa dengan laluan di kawasan itu memberhentikan keretanya di persimpangan jalan kira-kira 200 meter dari rumahnya selepas melihat lelaki terbabit melalui jalan mati.

Ketika itulah, lelaki yang panik berpatah balik dan memecut laju motosikal berikutan laluan terbabit agak berbukit sebelum mereka merempuh kereta mangsa.

Ketua Polis Daerah Ampang Jaya, Asisten Komisioner Amiruddin Jamaluddin berkata, rempuhan kuat itu menyebabkan suspek terpelanting dan tercampak ke longkang.

“Kedua-dua suspek berkenaan warga Indonesia dan lelaki yang mati itu berusia 35 tahun manakala rakannya yang parah berusia 24 tahun.

“Siasatan polis mendapati, suspek menggunakan motosikal curi dan kes disiasat mengikut Seksyen 395 Kanun Keseksaan kerana samun dan Seksyen 41 (1) A Akta Pengangkutan Jalan 1987,” katanya.

Sementara itu, bapa mangsa, Mahyudin Zakaria, 59, berkata, dia hanya menyedari anaknya diragut apabila terdengar jeritan di luar rumah.

Katanya, dia yang bimbang sesuatu berlaku ke atas anaknya bergegas ke luar rumah dan melihat anaknya tergesa-gesa menaiki kereta lalu mengejar lelaki terbabit.

“Saya mengekori anak dengan menaiki kereta kerana bimbang keselamatannya.

“Bagaimanapun, ketika tiba di tempat kejadian, saya melihat suspek sudah berada di dalam longkang dan mengalami kecederaan parah akibat merempuh kereta anak yang berhenti di simpang jalan,” katanya. -hm



KEMEK...keadaan kereta mangsa.


PECAH...motosikal dinaiki kedua-dua penjenayah.


ANGKAT...anggota bomba dan paramedik mengangkat suspek.


MANGSA...Amiruddin (kiri) berbincang dengan mangsa ragut, semalam.

Tembak Gaddafi dengan Peluru – Yusuf al-Qaradawi

Libya's leader Moamer Kadhafi stands during his meeting with Italy's President Giorgio Napolitano (not pictured) at Rome's Quirinale presidential palace on June 10, 2009 during Kadhafi's first visit to Italy. The three-day visit seals a major rapprochement since Italy signed a deal with its former 1911 to 1947 colony last year pledging five billion dollars (3,5 billion euros) over the next 25 years as compensation for colonising it. Rome has also stepped up its relations with Tripoli in recent years in a bid to rein in a massive influx of clandestine migrants, many of whom come by boat from Libya across the Mediterranean.

Sesiapa di kalangan Angkatan tentera Libya yang mampu menembak peluru kepada Mr Gaddafi dia harus melakukannya – Yusuf al-Qaradawi

Egyptian cleric: Kill Gaddafi

A top Egyptian cleric has called on Libyan soldiers who can shoot Libya’s unpopular Leader Muammar Gaddafi not to hold their fire to free the nation of his oppression.

Yusuf al-Qaradawi, viewed as the spiritual leader of the Egyptian opposition Muslim Brotherhood, made the call on Monday through a fatwa (religious decree) against the 42-year-long head of state.

“Whoever in the Libyan Army is able to shoot a bullet at Mr. Gaddafi should do so,” he told the Qatar-based news channel al-Jazeera.

Libya has been swept by pro-democracy protests inspired by popular revolutions in Egypt and Tunisia, which toppled the countries’ presidents.

Such killing would “rid Libya of him,” said Qaradawi. The scholar, who also heads the International Union for Muslim Scholars, returned to Egypt after three decades in exile following the revolution.

Gaddafi’s government has deployed fighter jets to open fire on the demonstrators to prevent what appears to be an imminent revolution.

Forces loyal to Gaddafi are also said to have used live rounds against protesters amid reports, pointing to the arrival of planeloads of armed foreign mercenaries in the capital, Tripoli.

Libyan protesters, however, have reportedly managed to seize several cities.

The International Federation for Human Rights says as many as 400 people have so far been killed during the protests.

Qaradawi also told Libyan soldiers “not to obey orders to strike at your own people,” and urged Libyan ambassadors around the world to dissociate themselves from Gaddafi’s regime.PressTV

………………………………………………………………………………

Libya's leader Moamer Kadhafi stands during a press conference with Italy's President Giorgio Napolitano (not pictured) at Rome's Quirinale presidential palace on June 10, 2009 during Kadhafi's first visit to Italy. The three-day visit seals a major rapprochement since Italy signed a deal with its former 1911 to 1947 colony last year pledging five billion dollars (3.5 billion euros) over the next 25 years as compensation for colonising it. Rome has also stepped up its relations with Tripoli in recent years in a bid to rein in a massive influx of clandestine migrants, many of whom come by boat from Libya across the Mediterranean.

Nasihat untuk tentera Libya…jangan ikut telunjuk diktator gila ini untuk membunuh bangsa sendiri – Yusuf al-Qaradawi

LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 21:  Protesters demonstrate outside the Libyan embassy on February 21, 2011 in London, England. Colonel Muammar Gaddafi's 42-year leadership of Libya is becoming increasingly unstable following violent protests in the Libyan capital Tripoli. Reports claim several senior Libyan officials have resigned after security forces shot at Tripoli protesters. Human Rights Watch claim over 233 people have died in protests across the country since last Thursday.

A still image is seen taken from video footage posted under the title "Tripoli protesters set ablaze police station at Souq Al Jum'uah (Friday Market Square)" that was uploaded February 21, 2011. A Reuters reporter confirmed that a police station was on fire in the Souk Al Jamma area in the east.

A still image is seen taken from video footage posted under the title “Tripoli protesters set ablaze police station at Souq Al Jum’uah (Friday Market Square)” that was uploaded February 21, 2011. A Reuters reporter confirmed that a police station was on fire in the Souk Al Jamma area in the east.

Biarlah aku saja yang jawab soalan bodoh Zul Kulim

YB ZUL Kulim atau sinonim dengan `firaun besar' menasihatkan Mursyidul Am PAS Tuan Guru Nik Aziz agar merujuk suatu surah, berhubung kait dengan kenyataan Tuan Guru Nik Aziz yang menyebut bahawa kerjasama dengan DAP adalah untuk memperkenalkan Islam kepada parti berkenaan. Sebelum itu, baca di sini.

MP Kulim Bandar Baru yang menang atas tiket PKR, tetapi masih menebalkan muka menjadi MP Bebas itu meminta agar Tuan Guru Nik Aziz merujuk kepada Surah Abasa, katanya, "Surah itu diturunkan ketika Nabi Muhammad SAW sedang berbincang dengan segelintir golongan kafir Quraish yang kaya dan berpengaruh.

Apa yang terjadi ketika perbincangan itu, datang seorang Muslim papa kedana dan buta bernama Abdullah Ibnu Maktum. "Abdullah datang ke tepi Rasulullah dan bertanyakan soalan tetapi Nabi (Muhammad) berpaling daripadanya untuk sambung berbincang dengan Abu Jahal serta rakan-rakan (kafir) kerana merasakan Abdullah mengganggu perbincangan itu.

Zul Kulim terus menyambung, "Ketika itulah Allah menurunkan Surah Abasa bagi mengingatkan Nabi supaya mendahulukan seorang Muslim berbanding penganut agama lain, saya nasihatkan tok guru (Nik Abdul Aziz) selak kembali surah itu," katanya ketika dihubungi Mingguan Malaysia di sini hari ini.

Tidak perlu Tuan Guru Nik Aziz yang menjawab hujah Zul Kulim yang sebelum ini tidak berani menyahut cabaran debat yang dilontarkan oleh MP Shah Alam Yb Khalid Samad berkaitan isu Kalimah Allah. Kisah beliau sebut di atas, jelas bahawa Orang Muslim bernama Abdullah itu menemui Rasullullah untuk bertanyakan soalan. Dan Allah perintahkan Nabi untuk menjawab soalan Muslim itu terlebih dahulu.

Di dalam hal ini jika mahu dikaitkan dengan Umno jauh bezanya. Usahkan pemimpin Umno mahu berjumpa Tuan Guru Nik Aziz, malahan Tuan Guru Nik Aziz mengajak dan menghantar surat untuk berjumpa pemimpin Umno untuk bincang tentang Islam, ada pernah Umno layan? Yang ada, Umno mahu jumpa PAS untuk bincang pasal Perpaduan Melayu...Melayu...dan Melayu...Tentang Islam bagaimana? Justeru itu, wajar PAS ketepikan Umno kerana banyak membuang masa dan lebih baik berbincang dengan DAP kerana sekurang-kurangnya DAP mahu mendengar Islam walaupun PAS tidak mengharapkan DAP terima Islam. Kerja hidayah untuk DAP terima Islam itu bukan kerja PAS, itu kerja Allah SWT. Umno mahu mendengar Islam, mahu terima Islam? Mempersendakan lagi adalah.

Jadi, usahlah Zul Kulim mahu tunjuk pandai putar belit kisah tersebut untuk menunjukkan kununnya PAS tidak melayan Umno yang kununnya mahu bertanya seperti di dalam kisah tersebut. Apa yang Umno mahu tanya? Tentang Perpaduan Melayu? Tentang Kerajaan Perpaduan?

Tentang 5 soalan dari Zul Kulim itu, itu soalan paling bodoh yang pernah saya dengar dari orang yang dikatakan berkelulusan peguam. Hampir kesemua soalan itu berhubung dengan cita-cita PAS menegakkan negara Islam dan Hukum hudud ditujukan kepada DAP, sedangkan yang wajib untuk menyokong dan melaksanakan hukum tersebut adalah ke atas semua pemimpin dan umat Islam. Mengapa perlu tanya DAP? Umno mahu terimakah negara Islam? Jika mahu, sokong lah PAS yang inginkan Negara Islam. Kes Liwat DS Anwar, mengapa Zul Kulim sanggup jadi salah seorang peguam kepada DS Anwar dalam kes liwat 1 dahulu dan dalam kes qazaf sebelum ini sebelum beliau di`sepak' dari PKR? Sekarang, mengapa ingin bertanya kenapa Karpal jadi Peguam DS Anwar? Busuk sungguh hati MP Kulim ini terhadap DS Anwar.

Lebih baik Zul Kulim terima cabaran debat yang dilontarkan oleh YB Khalid Samad terlebih dahulu sebelum mahu mengajar Tuan Guru Nik Aziz. Beliau boleh aturkan siaran langsung di TY debat beliau dengan YB Khalid nanti. Jika takut untuk berdebat dengan YB Khalid Samad yang tidak berkopiah macam Zul Kulim itu, lebih baik Zul Kulim duduk diam-diam kumpul duit banyak-banyak kerana selepas PRU ke 13 nanti, beliau pasti akan dipencenkan sebagai MP di Kulim Bandar Baru.

Sila berikan respons / maklumbalas di wfauzdin.blogspot.com

Hadiah istimewa buat ibu bapa

PASIR MAS – Pengumuman keputusan Sijil Tinggi Pelajaran Malaysia (STPM) menggembirakan seorang tukang sapu apabila anaknya, diumumkan sebagai pelajar cemerlang peringkat negeri Kelantan, semalam.

Nor Aizan Mohd Nor, 46, yang bekerja sebagai tukang sapu di Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Tengku Panglima Raja, terharu apabila anak keempat dari tujuh beradik, Attarmizi Ramli, 20, mendapat keputusan 5A dalam STPM tahun lalu.

“Saya tahu, dia sememangnya seorang anak yang soleh dan rajin mengulang kaji pelajaran, sehingga menjadi yang terbaik di peringkat sekolah, sekali gus peringkat negeri,” katanya kepada Sinar Harian, semalam.

Nor Aizan berkata, dengan keringat membantu suaminya, Ramli Che Husain, 51, yang bekerja sebagai peniaga kecil-kecilan, dia turut membantu keluarga bagi menambahkan pendapatan untuk pengajian anak-anak.

Sementara itu, pelajar cemerlang, Attarmizi berkata, dia tidak menyangka bahawa keputusannya dalam melanjutkan pelajaran ke tingkatan enam akan mencipta sejarah buat sekolah dan dirinya sendiri.

“Saya mendapat keputusan 5A dalam lima mata pelajaran, iaitu Bahasa Melayu, Ekonomi, Sejarah, Geografi dan Pengajian Am.

“Saya menanam niat untuk berjaya dalam pelajaran, maka saya pastikan tidak meninggalkan solat lima waktu, malah diselitkan juga dengan solat tahajud serta solat hajat,” katanya.

Attarmizi berkata, dia tidak mahu membiarkan ibunya bekerja membanting tulang sebagai tukang sapu bagi menyara pengajiannya kelak.

Katanya, dia akan berusaha membantu ibu bapanya mengharungi kehidupan yang lebih baik pada masa hadapan, dengan mengejar cita-citanya sejak kecil iaitu menjadi seorang guru.

“Saya amat berterima kasih kepada Pengetua sekolah, Wan Ibrahim Wan Yusoff, guru-guru sekolah dan semua rakan-rakan yang banyak membantu dalam mengejar impian saya untuk bersama-sama mendapat keputusan cemerlang ini,” katanya. -SH
Related Posts with Thumbnails
hak cipta terpelihara ©2011. MUSLIMEEN UNITED .